(24/3/2025) Para guru hadir ke sekolah bukan untuk mengajar, karyawan juga hadir bukan untuk memberikan pelayanan pada siswa. Namun, untuk menjadi model pelaksanaan program School Food Care (SFC) bagi siswa-siswi pasca liburan nanti. Program SFC merupakan inisiatif sekolah untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun produktif; kebun ini ditanami berbagai bibit sayuran.

Kebun produktif ini nantinya tidak hanya menjadi tanggung-jawab bapak/ibu guru karyawan, namun juga siswa-siswi SMAN 10 Malang. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang signifikan pada siswa, yaitu 1) pengembangan keterampilan, 2) peningkatan kesehatan mental, 3) peningkatan kesadaran lingkungan, dan 4) memahami alternatif salah satu metode ketahanan pangan.
Pengembangan keterampilan yang dimaksud melalui tanggungjawab siswa dalam merawat kebun sayuran yang sudah dirintis bapak/ibu guru dan karyawan. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesehatn mental, menurut Kaplan (1989), berinteraksi dengan tumbuhan dapat mengistirahatkan pikiran dan memulihkan mental dari kelelahan.
Peningkatan kesadaran lingkungan dari kebun sayuran yang dimaksud tidak hanya melalui pemanfaatan lahan kosong di sekolah, tetapi juga mengajarkan siswa pentingnya keberlanjutan dan praktik pertanian yang ramah lingkungan dan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati. Selain itu, berperan dalam proses siklus hidup sayuran (menanam, memupuk, memanen) juga mengambil peran dalam pengurangan jejak karbon. Dengan adanya kebun di sekolah, siswa turut serta dalam kerja kolaboratif warga sekolah–dengan guru dan karyawan–mendukung ketahanan pangan lokal.

Kebun sayuran ini bukan hanya sekadar tempat menanam sayuran, tetapi juga simbol dari semangat gotong royong dan kepedulian. Melalui tangan-tangan siswa, guru, dan karyawan sekolah, lahan kosong ini diharapkan menjadi sumber kehidupan yang memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah. Semoga kebun ini terus tumbuh subur, menghasilkan panen yang melimpah, dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjaga bumi dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Aaminn~
Kaplan, R., & Kaplan, S. (1989). The experience of nature: A psychological perspective. Cambridge university press.
Ditulis oleh Firdausya Lana




